Kritik dan saran dapat dialamatkan ke email :patroli_bangsa@yahoo.co.id

06/04/13

Kenaikan Harga Cabai Resahkan Pedagang Pasar Sentral Bonea

Kab>Selayar, PB - Pedagang pengecer di pasar sentral Bonea, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan dibuat resah dengan terus melonjaknya harga sejumlah komoditas hasil pertanian seperti : cabe rawit, cabe keriting, bawang merah dan bawang putih. Beberapa pedagang pengecer cabai yang ditemui wartawan di Pasar Sentral Bonea mengaku, harga cabai keriting, dan cabai rawit rata-rata mengalami lonjakan, lima ribu rupiah persatu kilogramnya. Harga cabai keriting yang semula hanya tiga puluh ribu rupiah perkilogram, kini naik menjadi tiga puluh lima ribu rupiah perkilo. Sedangkan cabai rawit, naik dari dua puluh ribu rupiah menjadi dua puluh lima ribu rupiah perkilogram. Dari kenaikan harga ini, pedagang bisa meraih untung rata-rata lima ribu rupiah. Kenaikan paling drastis terjadi pada komoditas bawang merah yang semula hanya berkisar antara lima belas ribu rupiah sampai delapan belas ribu rupiah perkilo, mendadak naik menjadi tiga puluh ribu rupiah perkilo. Hal yang sama terjadi pada komoditas harga bawang putih yang sebelumnya hanya berkisar tiga puluh ribu rupiah perkilo, naik menjadi enam puluh ribu rupiah perkilogram. Bersamaan dengan kenaikan harga ini, pasokan bawang merah dan bawang putih asal Flores, tiba-tiba mengalami pengurangan. Kondisi serupa terjadi pada komoditas cabai rawit dan cabai keriting yang biasanya dibeli pedagang pengecer dari pengusaha lokal Selayar, Makassar, dan Bulukumba. Hingga dengan diturunkannya berita ini, belum ada kejelasan mengenai penyebab pasti terjadinya pengurangan suplay komoditas kebutuhan pokok warga masyarakat ini. Salah seorang suplayer dari Selayar yang enggan disebutkan namanya menuturkan, pengurangan suplay komoditas cabai dan bawang tidak terlepas dari spekulan dan permainan pedagang penyalur. Parahnya lagi, karena hingga saat ini Dinas Koperasi, Perindustrian, Pertambangan dan Energi Kabupaten Kepulauan Selayar sama sekali belum pernah turun ke lapangan untuk mengantisipasi dan mengendalikan persoalan kenaikan harga komoditas bawang merah, bawang putih dan cabai yang mulai meresahkan pedagang lokal, tandas sejumlah pedagang kebutuhan pokok di Pasar Sentral Bonea, hari Minggu, (24/3) siang. (fadly syarif).

Selayar Menuju Kabupaten Sehat Bebaskan Kota Benteng Dari Asap

Kab.Selayar, PB - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan terus mematangkan langkahnya untuk menyulap kabupaten diujung selatan provinsi sulawesi-selatan itu sebagai kabupaten sehat. Kebijakan penerapan kabupaten sehat tersebut direfleksikan pemkab kepulauan selayar melalui surat edaran berisi himbauan kepada jajaran staf ahli, para Asisten Lingkup Setda, Kepala SKPD, Kabag Lingkup Setda, Camat Benteng dan para Lurah Se Kecamatan Benteng. Dalam suratnya Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Syahrir Wahab, MM menghimbau seluruh PNS dan pegawai Non PNS di lingkup pemerintah kabupaten untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan kebijakan “Kota Benteng Bebas Asap” dengan cara membudayakan penggunaan sepeda pada setiap hari Jumat. Para pegawai juga dihimbau untuk menjaga kebugaran jasmani masing-masing dengan melakukan senam bersama yang dipusatkan di halaman kantor Bupati Kepulauan Selayar pada setiap hari Rabu dan Jumat. Syahrir menegaskan, kesehatan lebih berharga dari pada harta. Karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat, ujar Bupati Kepulauan Selayar dua periode itu, kepada wartawan di rumah jabatan bupati hari Sabtu, (23/3) siang.(fadly syarif)

Memanjakan Lidah di Pulau selayar

Kab.Selayar, PB - Selayar, begitulah nama daerah pemilik kawasan karang atoll ketiga terbesar di dunia ini dikenal hingga ke dunia mancanegara. Taman Laut Nasional Takaboneratenya membuat nama Kabupaten Kepulauan Selayar cukup popular dalam hitungan waktu yang terbilang sangat singkat. Keberadaan sejumlah lokasi spot wisata bahari pantai berpasir putih lembut yang terdapat disepanjang semenanjung pulau Selayar merupakan sebuah magnet berdaya pikat luar biasa bagi para pelancong wisata dan cameraman dari berbagai daerah di belahan nusantara negeri ini. Kultur keramah tamahan warga masyarakatnya mampu membuat wisatawan untuk tinggal berlama-lama di Kabupaten Kepulauan Selayar. Istimewanya lagi, karena belakangan daerah ini telah berkembang menjadi lokasi obyek wisata kuliner bernuansa tradisional yang layak untuk dijejali. Menu nasi santan, ikan bakar baronang, dengan perpaduan racikan cabai keriting, cabai rawit, belimbing, garam, vetsin dan gula pasir merupakan menu khas tradisional yang ditawarkan oleh para pengusaha warung kuliner di Kabupaten Kepulauan Selayar bagi para pengunjungnya. Warung kuliner nasi santan dapat dijumpai dengan mudah di Kabupaten Kepulauan Selayar seperti yang terdapat di kompleks ex. Pasar lama Benteng, Jl. Aroeppala, RA. Kartini dan Jl. Syarif Al Qadri. Khusus di jalan Aroeppala dan Syarif Al Qadri, pengunjung juga dapat memanjakan lidah dengan menikmati suguhan menu seafood seperti : cumi, udang, ikan bakar, serta nasi campur. Menu cumi bakar, ikan bakar dan udang bakar dapat dinikmati di Warung Nasi Santan Rema yang terletak di ruas jalan Syarif Al Qadri. Tidak jauh dari warung nasi santan Rema terdapat pula warung dapur Cryspy. Di warung Dapur Cryspy pengunjung dapat menikmati menu nasi kuning, udang goreng, sate ayam, lalapan, ikan goreng dan bakar, cryspy, songkolo begadang serta menu cumi bakar & goreng. Menu udang lainnya dapat pula dijumpai di Rumah Makan Alfa Omega yang berlokasi di ruas jalan Kompleks Pasar Lama, Benteng Selayar. Di rumah makan ini pengunjung dapat memesan berbagai jenis menu udang mulai dari udang goreng mentega, udang goreng asam manis, dan udang goreng tepung. Nasi Goreng Seafood, Nasi Goreng Jagung dan Sup Asparagus Jagung Ayam menjadi menu tradisional, khas RM. Alfa Omega. Hampir sama dengan rumah makan pada umumnya, Rumah Makan Alfa Omega tetap menyajikan ragam menu lain. Menu tersebut masing-masing : Capcay Goreng, Capcay Kuah, Mie Goreng Kering, Mie Goreng (Panggang), Mie Goreng Hokkian, Mie Goreng Jakarta, Mie Goreng Kecap, Mie Kuah, Mie Pangsit dan Bakso. Menu lain yang tersedia di Rumah Makan Alfa Omega yakni : Bihun Panggang, Bihun Kuah, Nasi Putih, Nasi Goreng Merah, Nasi Goreng Jakarta, Nasi Goreng Kecap, Nasi Goreng Yancou, Ayam Goreng Mentega tanpa tulang, Ayam Goreng Asam Manis Tanpa Tulang dan Ayam Goreng Tepung Tanpa Tulang. Pada malam hari, pengunjung dapat menjejali lokasi warung tenda plastik tempat mangkirnya para pedagang kuliner sarabba di ruas jalan Saparuddin, Benteng yang bagi kebanyakan masyarakat lokal setempat, lebih sering disebut “Pasar Senggol”. Santapan menu kuliner mulai dari Sarabba, ubi goreng, pisang goreng, sukun goreng sampai suguhan mie bakso dapat dinikmati di lokasi ini. Cukup dengan merongoh kocek dan mengeluarkan uang lima ribu rupiah, pengunjung sudah dapat menikmati segelas sarabba telur. (fadly syarif).

PT. Pertamina Peduli Lingkungan Sumbangkan Tujuh Unit Motor Sampah

Kab.Selayar, PB -PT. Pertamina menyerahkan tujuh unit bantuan sarana prasarana motor sampah kepada Dinas Kebersihan & Pertamanan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. Bantuan motor sampah bertajuk “Pertamina Peduli Lingkungan”  tersebut, saat ini berada di pelataran rumah jabatan Bupati Kepulauan Selayar.
Kepala Dinas Kebersihan & Pertamanan Kabupaten Kepulauan Selayar, Odding Karim menandaskan, sebelumnya pemerintah kabupaten juga telah menerima bantuan motor sampah serupa masing-masing dari pihak Bangdes dan PT.Bank Sulsel.
Dinas  kebersihan memang sangat membutuhkan penambahan armada angkutan sampah, baik mobil maupun motor sampah. Armada angkutan sampah milik Pemkab Kepulauan Selayar sangat tidak ideal. Bila dibandingkan dengan armada angkutan sampah di daerah lain yang jumlahnya mencapai puluhan unit.
Dalam kaitan itu, dia menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan motor sampah, Pertamina Peduli Lingkungan  yang belum lama ini telah diserahkan jajaran PT. Pertamina kepada Pemkab Kepulauan Selayar.
Kendati demikian, Odding tetap mengharapkan keseriusan pemerintah kabupaten dan DPRD untuk dapat menambah besaran nilai anggaran pengadaan armada angkutan sampah di lingkup Dinas Kebersihan & Pertamanan.
Harapan tersebut disampaikannya kepada wartawan hari Rabu (20/03) pagi di Pelataran rumah jabatan Bupati Kepulauan Selayar. Odding berharap,  bantuan ini dapat dirawat dengan baik oleh para operator pengemudi motor sampah yang akan ditunjuk nantinya. Rawatlah bantuan ini, seperti merawat diri sendiri, tandasnya.(fadly syarif)

16/03/13

Restoran Alfa Omega Mantapkan Sail Takabonerate 2015


KEP.SELAYAR - ngin kencang disertai guyuran hujan deras yang selama beberapa bulan terakhir terus melanda Kabupaten Ke pulauan Selayar, Sulawesi-Selatan kembali mengakibatkan terjadinya kerusakan bangunan rumah warga masyarakat  di beberapa wilayah desa dan kecamatan.


Di Dusun Pariangang, Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu amuk angin kencang nyaris menghancurkan salah satu bangunan rumah kediaman warga masyarakat setempat. Seluruh bangunan rumah mulai dari atap sampai bahagian dinding, habis dibuat porak-poranda oleh badai angin kencang yang menghempas Kecamatan Bontosikuyu.


Peristiwa yang tak kalah memiriskan ikut menimpa salah satu wilayah desa  di bahagian sebelah utara ibukota kabupaten. Dimana, kegiatan penambangan kawasan perbukitan yang berlangsung secara tidak terkendali di sejumlah titik di Kabupaten Kepulauan Selayar mulai berbuntut meresahkan warga pengguna jalan.  Terutama saat musim penghujan tiba.


Pasalnya, longsoran tanah timbunan tidak jarang ikut tergerus oleh air hujan dan berujung menimbun bahu jalan. Dalam kondisi ini pengendara motor dan mobil harus extra hati-hati saat sedang berkendara.
Karena selain kondisi jalan yang licin dan sangat rawan kecelakaan. Kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebutpun tak jarang harus terjebak tumpukan lumpur tanah yang terseret air hujan dari atas lahan perbukitan.

Hingga dengan diturunkannya berita ini peristiwa memiriskan yang sempat terekam camera wartawan di ruas jalan Dusun Cinimabela dan Kaburu, Kecamatan Bontomanai tersebut masih terus berlangsung dan belum mendapat perhatian sama sekali dari pihak instansi yang berkompoten.
Aparat Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten tampak masih disiagakan untuk mengantisipasi  kemungkinan terjadinya bencana susulan yang lebih parah dan berakibat fatal terhadap keselamatan warga masyarakat.  (fadly syarif)